Teman Dekat

Teman dekat, sahabat, karib atau apapun istilahnya tetap memiliki arti yang sama. Seseorang yang kita percaya menemani untuk berbagi suka duka, berbagi cerita dan derita, termasuk berbagi segala hal yang tak dapat diungkapkan ke keluarga.
Seorang wanita punya teman dekat wanita adalah biasa, begitu pula sebaliknya. Tetapi bila seorang wanita memiliki teman dekat seorang pria, sangat tipis pembatasnya dengan affair dan sangat banyak komentar-komentar tidak enak yang berdengung di telinga. Apakah hal itu salah? Tergantung sudut pandang mana yang digunakan.
Teman dekatku seorang pria yang usianya jauh di atas. Seseorang yang mengundang kontroversi dalam komunitas kantor. Baik hati, cerdas juga lembut dan sensitive. Di awal kedekatan, seorang teman bilang “hati-hati, dia tampan dan menarik, kamu bisa jatuh cinta padanya….” Tak bisa terbantah memang, tetapi aku pegang nasehat dari teman lain “…don’t shit on your own plate…”

gimana kalau pria yang bikin ilfil itu melakukan hal yang sama? apakah bisa di toleransi? when u share your heart with other sensitive, kind, and briliant man…you just tell yourself and almost to the world “yours” is not good enough ?please….
Comment by elz — May 9, 2007 @ 6:35 am