Sekeping Cerita di Ujung Senja

September 24, 2007

Pengamen Itu…

Filed under: Keseharian

Saya termasuk orang yang tidak terlalu peduli pada pengemis, pengamen, pengasong, pak ogah dan orang-orang sejenis yang selalu berkeliaran di jalanan terutama di perempatan yang macet. Kemarin sore saya didatangi pengamen yang menyita perhatian. Jika biasanya saya hanya menempelkan hi-five atau mengetuk kaca jendela dalam sedan ber-AC dan berkaca gelap, maka sore itu saya "harus peduli". Sedan nyaman berganti jeep tua keluaran tahun 90-an berkaca transparan, tanpa power steering (apalagi power window) dan tentu saja tanpa AC yang membuat saya harus membuka kaca lebar-lebar karena jalanan macet dan cuaca panas membuat punggung dan ketiak basah.

Seorang anak laki-laki sekitar sepuluh tahunan menghampiri mobil saya dengan gitar kecil yang dipasangi harmonika. Tidak tega rasanya menolak kehadirannya, apalagi melihat tampangnya yang tidak sekumuh anak jalanan pada umumnya. Anak itu mulai memainkan gitarnya, lumayan…meniup harmonika, lumayan juga…dan menyanyi dengan suara merdu, tidak sumbang, menyanyikan lagu dewasa yang saya lupa judulnya tetapi terasa familier di telinga. Petikan gitarnya teratur dan sesekali diselingi tiupan harmonika. Saya mengambil pecahan Rp. 1000,- dari atas dashboard (jeep antik ini sudah tidak punya tempat uang receh), memberikan dengan senyum ke dalam gelas plastik bekas softdrink yang disodorkannya. Tumben saya bisa tersenyum setulus itu pada pengamen, karena biasanya saya memasang tampang cuek (sombong lebih tepatnya) dari balik kacamata hitam ala Victoria Beckam  yang saya malu memakainya dalam jeep transparan ini karena jadi mirip tukang pijat. Si anak tersenyum, mengucapkan terima kasih dan berlalu seiring berubahnya lampu lalu lintas menjadi hijau.

Saya memang terlalu gengsi, padahal tidak ada salahnya saya juga berterima kasih pada anak itu, karena telah menghibur saya di tengah stress macet jalanan dan tape mobil yang tidak bisa diandalkan (suara kendaraan di luar dan klakson angkot lebih keras dari loudspeakernya).  

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://yantisadli.blogsome.com/2007/09/24/pengamen-itu/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Chris M