Sekeping Cerita di Ujung Senja

October 1, 2007

Instan

Filed under: Keseharian

Di zaman serba instan seperti sekarang ini, satu-satunya produk instan yang saya percayai ke-instan-annya (silahkan cari padanan kata ini di kamus, saya bingung mencarinya) hanya mie instan. Cepat saji dan dijamin enak (yang paling tidak enak sekalipun tetap terasa enak kalau lapar). Bahkan ada yang tanpa dimasak, cukup disiram air panas. Produk instan lain, termasuk internet instan tidak terbukti ke-instan-annya, hanya jalur macet dengan kecepatan terbatas.

Kemarin sore, ketika iseng jalan ke mall, saya menemui produk pelangsing instan berupa ikat pinggang bervibrator. Si SPG yang berbadan kurus menawarkan ke saya (sambil memandang lipatan lemak di perut saya tentunya) "Silahkan dicoba Bu, 10 menit langsung langsing…" Sebenarnya saya sudah ingin tertawa ngakak sambil berkomentar, tetapi saya tahan. Mungkin benar produknya bisa melangsingkan dalam 10 menit*. Tanda bintang artinya syarat dan ketentuan berlaku. Yaitu 10 menit setiap hari selama 3 bulan dengan disertai diet rendah lemak dan karbohidrat plus olah raga teratur minimal 3 kali seminggu selama 30 menit. Kepanjangan? Saya hanya mengikuti arti tanda bintang (*) di iklan tarif produk seluler.

Sejauh yang saya tau, berbagai produk instan biasanya hanya menjanjikan kata-kata, pada kenyatannya apa yang didapat konsumen tidaklah sehebat iklannya. Beberapa produk makanan dan minuman instan memang enak dan layak dikonsumsi, tetapi banyak yang rasanya mengerikan, dari mulai teh manis rasa parfum sampai bubur rasa kardus.

Tetapi yang paling mengerikan menurut saya adalah layanan pinjaman instan dan kartu kredit cepat saji. Betapa tidak, bila sebagian besar masyarakat kita masih beranggapan bahwa uang yang akan dibelanjakan adalah milik mereka dan bukan merupakan pinjaman bank dengan bunga mencekik. Dan bank penyelenggara selalu penuh iming- iming manis tanpa edukasi yang layak bagi calon pelanggannya.

Lantas bagimana dengan produk instan lainnya? Kembali ke selera masing-masing, bila dirasa cocok, nyaman dan enak silahkan dinikmati, secara kita memang hidup di era serba cepat dan instan.

2 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://yantisadli.blogsome.com/2007/10/01/instan/trackback/

  1. itulah spg2 ga bertanggungjwb yg waktu aq lwt blg bs hilangin lemak **di perut, kurang asemmm…
    but yan, di sini byk banged produk makanan/minuman instan. & dr sebagian besar yg aq coba, memang rasanya rata-2 aneh. satu2nya yg rada bener di lidahku cuma indomie, meskipun belakangan byk merk baru menjamur..

    Comment by Zee — October 5, 2007 @ 11:38 am

  2. disana klo pagi bisa sarapan indomie rame2 kayak disini ga?

    Comment by yantisadli — October 8, 2007 @ 3:42 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Chris M