Sekeping Cerita di Ujung Senja

November 20, 2007

Souvenir

Filed under: Keseharian

Souvenir atau supenir atau cinderamata adalah hal yang biasa diberikan oleh si empunya hajat sebagai ucapan terima kasih atas kehadiran para tetamu dalam pesta, baik penikahan, sunatan atau pesta lainnya. Kadang diberikan dengan senyum manis dari ’si mbak penjaga buku tamu + kotak angpao’, kadang juga diberikan dengan wajah jutek dari si mbak yang menelusupkan tangannya ke balik taplak meja (karena takut tamunya minta souvenir lebih dari satu). 

Setiap pulang pesta, tas tangan saya pasti berisi souvenir, dari mulai yang biasa sampai yang unik. Apalagi kalau tiba ‘musim kawin hajatan’ yang biasanya jatuh di bulan haji, dalam sehari di akhir pekan saya bisa menghadiri sampai enam pesta. Souvenir yang unik dan cantik sering saya manfaatkan, semisal frame foto, pajangan atau kipas. Tetapi sebagian besar justru memenuhi kantong-kantong di penutup kulkas.

Hari minggu kemarin, saya berniat mencuci penutup kulkas yang mulai berubah warna. Saya mengeluarkan seluruh isi kantong- kantong yang terdapat di sisi kiri dan kanannya. Dan inilah souvenir yang berhasil saya kumpulkan : 1 pembuka botol, 4 hiasan kulkas (yg juga berfungsi sebagai pembuka botol), 3 penjepit kuku, 5 gantungan kunci aneka bentuk, 4 kipas, 2 tasbih, 3 gantungan HP dan 6 lilin hias…*dilarang keras mengalikan jumlah souvenir dengan uang angpao yang sudah diberikan*

Saya jadi membayangkan omset para pengrajin souvenir tersebut dan berapa banyak benda-benda kecil tersebut yang akhirnya terbuang sia-sia. Saya jadi berfikir mengapa souvenir itu tidak diganti saja dengan yang lebih bermanfaat seperti bingkisan yang diberikan pada ulang tahun anak-anak. Sebuah kipas diganti dengan coklat Ferrero Rocher misalnya, atau gantungan kunci diganti permen menthol, mungkin tidak akan terbuang atau sekedar jadi mainan anak-anak.

2 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://yantisadli.blogsome.com/2007/11/20/souvenir/trackback/

  1. klo diganti makanan/permen, ntar tamunya pulang sambil bersungut2… “udah kasih amplop 50rb masa cm dapat bengbeng 1.! huh.”
    sbnrnya koleksi-2 itu td berguna semua yan, cm mgkn krn stok yg lama masih layak pakai, jd yg baru2 ga kepakek.

    gimana klo misalnya bukaan botol itu dikasih ke warung-2, ato ke koperasi kita itu, da jelek x pembuka botolnya itu kuliat… :D

    Comment by Zee — November 26, 2007 @ 7:08 am

  2. kalo angpaonya 50 rb, selain makan nasi boleh + martabak, roti jala, sate padang, mie ayam, kue2, es cendol n biar ga rugi boleh bawa rantang :D

    Comment by yantisadli — November 26, 2007 @ 9:05 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Chris M