Sekeping Cerita di Ujung Senja

November 21, 2007

Maling

Filed under: Keseharian

Saya tinggal di sebuah komplek perumahan yang tidak terlalu ramai penghuninya. Setiap pagi sebelum jam 07.00 saya, suami dan anak-anak sudah keluar. Pulang kerja, kami mengambil anak-anak yang dititipkan di rumah mama sepulang dari sekolah, karena kami tidak punya pembantu untuk menjaga rumah. Kami baru pulang ke rumah setelah makan malam, biasanya sekitar jam 20.00 bahkan kadang lewat. Untungnya komplek perumahan yang kami tinggali termasuk aman. Meski rumah saya tidak berpagar dengan jendela dan lubang angin besar yang selalu terbuka untuk sirkulasi udara (memakai teralis tentunya), tak sekalipun saya pernah kemalingan, baik sepatu atau sandal yang ditinggal di teras maupun peralatan berkebun dan koleksi tanaman hias yang ngga seberapa kata orang Medan :)

Pagi tadi ketika melewati Pos Satpam, kami melihat keramaian orang mengerumuni seorang pria muda yang terduduk tak berdaya. Suami saya bertanya pada Pak Satpam dan beliau menjelaskan bahwa pria tersebut tertangkap tadi malam saat ketahuan mencuri. Rumah yang menjadi sasarannya adalah pengusaha kerupuk yang berlokasi di samping pintu masuk komplek. Kami tidak bertanya lebih lanjut, karena khawatir terlambat mengantar anak-anak ke sekolah.

Ketika mobil berjalan lambat, aku melihat dua ekor anjing kampung besar milik salah seorang tetangga di luar komplek terkapar di aspal. Kelihatannya mati dibunuh. Mungkin oleh si maling. Kasihan sekali, meski bertampang sangar, kedua anjing tersebut tidak pernah mengganggu, membuat keributan, pup sembarangan atau menggigit. Beberapa kali kulihat anjing-anjing tersebut melintas di depan rumah, sesekali mengais sampah atau menghabiskan sisa makanan kucing-kucing peliharaan kami.

Hari ini kepala saya dipenuhi bayangan kejadian tadi pagi dan tak sabar pulang ke rumah untuk mendengar kelanjutan cerita.

2 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://yantisadli.blogsome.com/2007/11/21/maling/trackback/

  1. issh… kurang ajar banged tu org. utk apa dia bunuh anjing2 itu? digebukin ga orangnya yan? harus itu, biar dia rasakan jg sakit itu…

    Comment by Zee — November 26, 2007 @ 7:04 am

  2. kayaknya bonyok malingnya Sy…kesian anjingnya, padahal anjing2 itu motivasiku klo lari pagi (klo ga kuat lari, boleh ganggu anjing tetangga biar dikejar2…)

    Comment by yantisadli — November 26, 2007 @ 9:07 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Chris M